7 Pelajaran Bisnis dari Drama Korea Itaewon Class - KPOPULER.COM

Thursday, March 19, 2020

7 Pelajaran Bisnis dari Drama Korea Itaewon Class



Kpopuler.com - Drama Itaewon Class memasuki babak akhir, hingga artikel ini ditulis 19/03/2020 sudah 14 episode yang telah tayang, 2 episode lagi tamat sudah drama yang dibintangi oleh aktor dan aktris papan atas Park Seo-joon, Kim Da-mi, Yoo Jae-myung dan Kwon Nara. Tayang di televisi JTBC dan bisa kamu nikmati juga di Netflix.

Sebelum lanjut membaca artikel kami, ada satu ost Itaewon Class yang bagus dan bikin semangat, judulnya Start yang dinyanyikan oleh Gahol, asyik diputar sembari membaca.

Untuk yang mau baca sinopsis dan reviewnya bisa baca di sini: Sinopsis dan Review Drama Itaewon Class 2020, karena kali ini kita coba bahas pelajaran tentang bisnis seperti tema dramanya sendiri yang tentang bisnis kuliner. Walau Itaewon Class bukan drama korea pertama dengan latar cerita bisnis tetap saja menarik untuk dicari hikmahnya, jadi selain menikmati ceritanya sebagai hiburan kita juga ambil pelajaran, karena belajar tidak musti dari buku atau bangku sekolah.

Apa saja pelajar bisnis dari Drama Korea Itaewon Class versi Kpopuler.com? yuk kita bahas satu persatu.

1. Setiap bisnis harus punya Dasar yang Kuat
Dalam konteks drama itaewon class yang menggambarkan bisnis warung makan, dasar yang dimaksud adalah Produk dan Rasa. Sunnatullah ketika ada bisnis yang sukses maka akan banyak orang yang mengikuti mendirikan bisnis serupa, ketika persaingan ketat dan mulai berdarah-darah misalnya banting harga atau diskon, basic yang kuat dalam hal ini Rasa dan Differensiasi akan membuat bisnismu tetap bertahan dan mampu bersaing.

2. Branding
Rasa saja belum cukup, harus dibarengi dengan Branding. Jika marketing hanya bicara bagaimana memberitahu khalayak tentang bisnis kita, branding lebih ke paket komplit, ada strategi marketing dan promosi, pelayanan, juga membuat suasana tempat nyaman, cozy dan istilahnya sekarang Instagram-able.

3. Manajemen
Ketika produk sudah bagus, penjualan oke dan menghasilkan laba jangan lupa point manajemen, baik dari sisi manajemen sumberdaya manusianya dan juga keuangannya. Salah dalam memanaj uang, bisa berakibat fatal bagi masa depan sebuah bisnis.

4. Ekspansi
Setelah sukses selanjutnya apa? dalam drama korea Itaewon Class kita disajikan, Park Sae-roy tidak berpuas diri setelah sukses dengan 1 kedai, mereka mulai membuka kerjasama dengan para investor untuk membuka cabang dengan sistem warlaba. Pelajaran yang kita ambil, setelah merasa seatle dengan bisnis yang kita bangun harus dipikirkan cara ekspansinya, hari gini konteks ekspansi bisa berupa membuka cabang offline, bisa juga memperbesar kapasitas produksi atau jangkauan secara Online.

5. Jatuh? Bangun Lagi
Optimisme, itulah gambaran dari sosok Park Sae Roy dalam drama Itaewon Class, berkali-kali gagal tapi ia memilih sisi postifnya dan kembali bangkit untuk meraih mimpinya, walau belum sukses-sukses amat saya meraskan hal yang sama, dalam bisnis tidak selalu semudah dan seindah yang dibayangkan, perubahan dan kegagalan bisa datang kapan saja dan secara tiba-tiba, pilihannya adalah meyerah dan terpuruk atau memilih apa yang Park Sae Roy jalani, terima takdir, ambil hikmahnya dan bangkit lagi. Fighting!!

6. Sabar
Memulai bisnis bukanlah hal yang mudah, kadang walau sudah promosi dan menerapkan nasehat mereka yang sudah sukses tidak ujug-ujug kita meraih kesuksesan yang sama. Maka Sabar adalah kunci berikutnya setelah usaha, bagi sobat Kpopuler.com yang muslim, setelah ikhtiar kita harus tawakal, bersabar sembari berfikir positif. 

Ada nasehat bijak, yang sering diilustrasikan dengan 2 orang penambang emas, satu tidak sabar dan menyudahi perjuangan tetapi satu lagi terus berusaha hingga saat yang lain menyerah ia berhasil meraih emas dengan lebih bersabar dan berjuang daripada kebanyakan orang lain.

7. Profit bukan Segalanya
Profit is King, Cashflow is Queen tapi dalam bisnis jangan hanya fokus pada kedua hal tersebut, bisnis adalah tentang manusia, dalam drama korea itaewon class Park Sae Roy menetapkan ideologi perusahaannya yaitu, "Manusia: Kepercayaan dari Mereka" menempatkan kemanusiaan di atas cashflow dan laba.

Seharusnya pemahaman inilah yang dimiliki semua pemilik usaha, selain tujuan materi, tujuan kemanusiaan seharusnya dikedepankan, tentang membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Itu dulu sobat Kpopuler.com 7 Pelajar Bisnis dari Drama Korea Itaewon Class, kamu punya pendapat lain? jangan lupa share di kolom komentar ya. Semoga bermanfaat sampai jumpa.

penulis:
Achmad Munandar

Bagikan artikel ini

Silahkan Tinggalkan Komentar Anda :