KPOPULER.COM

Film

Drama

News




kpop

Reality Show

Monday, June 1, 2020

All About Dita Karang Secret Number, Member Girlband KPop Pertama dari Indonesia



Kpopuler.com - Sobat Kpopuler, kabar gembira datang dari indonesia, seorang remaja putri indonesia bernama Dita Karang masuk dalam member sebuah idol group korea bernama Secret Member. Untuk yang penasaran dengan sosoknya, kami hadirkan semua hal yang perlu kamu ketahui tentang Dita Karang.

Berikut biodata Dita Karang Secret Number, anggota girlband KPop pertama yang berasal dari Indonesia.

Dita Karang akhirnya debut sebagai idol Kpop bersama girlband Secret Number pada 19 Mei 2020 dengan lagu berjudul Who Dis.
Secret Number adalah girlband bentukan agensi VINE Entertainment yang beranggotakan lima orang, Jinny, Lea, Soodam, Denise, dan Dita Karang.

Menjadi idol Kpop wanita pertama yang berasal dari Indonesia, sosok Dita Karang cukup menghebohkan warganet Korea dan Indonesia. Namanya pun sempat bertengger di jajaran Trending Topic Twitter dan mendapat apresiasi Dian Sastro.

Berikut langsung saja, biodata Dita Karang Secret Number selengkapnya.

1. Asli Yogyakarta
Dita Karang lahir di Yogyakarta pada 25 Desember 1996. Ia diketahui memiliki tinggi 166 cm dengan golongan darah O.

Melalui video showcase Secret Number, Dita Karang tampak fasih memperkenalkan dirinya menggunakan bahasa Korea.

Tak hanya itu, ia pun memaparkan jika ia adalah wanita Indonesia pertama yang menjadi anggota girlband Korea.

Menurut informasi yang beredar, Dita Karang sempat mendaftar sebagai trainee  di Amerika namun gagal.

Ia pun kembali mencoba kedua kalinya di Korea Selatan dan berhasil lolos audisi hingga debut bersama Secret Number.

2. Hobi Menggambar dan Olahraga
Dita Karang diketahui memiliki hobi menggambar, menari, memasak, dan bermain bola basket atau olahraga lainnya.

Di grup Secret Number, Dita menempati posisi sebagai Main Dancer (penari utama). Dia juga merupakan fans grup KPop 2NE1 dan (G)-Idle. Debut Dita di industri KPop langsung banjir pujian dari netizen Tanah Air dan mancanegara.

3. Pendidikan Mentereng di New York, Amerika Serikat
Menilik perjalanan pendidikan Dita Karang, gadis berusia 23 tahun ini ternyata lulusan sekolah Amerika. Ia merupakan lulusan pada 2017 silam dari American Musical and Dramatic Academy (AMDA).

AMDA merupakan salah satu sekolah seni ternama di Amerika Serikat yang berada di New York dan Los ANgeles, California.

Sebelum bergabung bersama Secret Number, Dita Karang pernah menjadi trainee di manajemen artis K-Pop, Vine Entertaiment.

4. Mahir Bahasa Korea dan Inggris
Dalam sebuah cuplikan video, Dita tampak seperti diwawancara oleh seseorang menggunakan bahasa Korea.

Dengan lancar Dita menjawab semua pertanyaan dalam Bahasa Korea juga. Girlgroup Secret Number sendiri telah memiliki akun fanbase di media sosial. Seperti halnya akun @SECRETNINTL, yang memposting cuitan tentang Dita Karang. "A very famous actress in Indonesia, Dian, posted about #Dita on her personal instagram stories! "To be proud of. My very own @.ditakarang sings really well in korean!! Represent Indonesia" tulis akun tersebut

Sekedar informasi akun @SECRETNINTL adalah akun fanbase girlband Secret Number internasional pertama. Mereka dengan bangga dan gembira menyambut kehadiran Dita sebagai salah seorang personel KPop yang berasal dari Indonesia.

Dita Karang, salah satu personel girlband Korea Selatan Secret Number asal Indonesia ini sedang menjadi perbincangan hangat di media sosial. Setelah debut pertamanya pada 19 Mei 2020 sosoknya pun mulai dikenal banyak orang. Gadis kelahiran 25 Desember 1996 ini sempat menjadi trending topik di Tanah Air.

Bagaimana tidak, Dita menjadi orang pertama Indonesia yang masuk dalam industri Korean Pop (K-Pop). Dara cantik bernama asli Ayu Puspa Aditya Karang ini lahir dan tinggal lama di Yogyakarta. Lalu seperti apa pemilik tinggi badan 166 centimeter ini di mata keluarga?

Ditemui di kediamannya, di Cokrodiningratan, Kecamatan Jetis, Kota Yogyakarta, Paman Dita Karang, Suryo Arifin mengatakan bahwa keponakannya merupakan sosok yang pemalu. “Pemalu sebenarnya anak ini. Tapi dia berani kalau sudah naik ke panggung. Aslinya pendiam, dia pemalu,” katanya kepada wartawan, Rabu, 27 Mei 2020.

Namun begitu sifat pemalunya ini yang mendorong Dita untuk lebih percaya diri di hadapan banyak orang. Selain pemalu, Dita juga merupakan sosok perempuan pemberani dan mandiri. Sehingga sejak lulus Sekolah Menengah Atas (SMA) di Yogyakarta, Dita kerap bepergian seorang diri.

Aslinya pendiam, dia pemalu.

Keberanian Dita ini sampai akhirnya memutuskan kuliah di AMDA College and Conservatory of The Performing Arts di New York, Amerika Serikat selama dua tahun. “Keponakan saya itu juga mandiri. Di enggak mau merepotkan keluarga. Saya juga heran ini anak pemalu tapi berani, beda sama kakaknya yang memang lebih berani,” ucapnya.

Suryo juga melihat bahwa Dita memiliki kemampuan dancing. Pasalnya sejak kecil Dita memang suka menari dan sering mengikuti les privat tari di Yogyakarta. “Tidak kaget (menjadi K-Pop), karena saat kecil sudah suka dance dan besarnya pasti jadi, cuma berapa lama itu kami tidak tahu,” ujarnya.

Sewaktu Dita tumbuh mejadi gadis remaja, Suryo juga pernah bertanya langsung terkait keinginannya ketika besar nanti. Dita bermimpi bisa memiliki studio dance. “Sempat bercerita ingin membangun studio tersebut,” ujarnya.

Menurut Suryo, saat ini di dalam keluarga besar Karang, hanya Dita satu-satunya orang yang berkecimpung di dunia tari atau dance. Namun sebelumnya kakek Dita juga penyuka dance. “Cuma Dita (yang suka dance). Tapi kakeknya senang tari, jadi cucunya (Dita yang ketularan senang dengan K-Pop),” kata dia.

Sekitar 2017 lalu, anak bungsu dari dua bersaudara ini memutuskan ke Korea Selatan setelah pindah dari Amerika Serikat tempat di mana Dita kuliah. Bermodal kemampuan tarinya Dita sempat mengikuti ajang idol selama tiga bulan di Negeri Ginseng tersebut.

Awalnya tidak langsung diterima, Suryo membeberkan baru sekitar 2018 ada panggilan lagi yang mengajak keponakannya bergabung ke industri K-Pop. “Dia nyari kerja di Amerika setelah lulus dari AMDA katanya susah dapat kerja karena wajahnya Asia. Sehingga tidak bisa jadi pemeran utama. Dia hanya jadi peran pembantu,” ungkap paman Dita.

Sebelum menjadi terkenal di Korea Selatan dan Indonesia, Dita Karang cukup kesulitan berbahasa Korea Selatan. Suryo menyebut keponakannya itu suka belajar.

Setelah menempuh les bahasa Korea selama kurang lebih 1, 5 tahun akhirnya Dita fasih berbahasa Korea. Hingga akhirnya Dita menjadi girlband K-Pop dan menjadi member dari Secret Number yang saat ini memiliki banyak penggemar. “Yang enggak menyangka itu Dita memiliki banyak fans sekarang. Saya mendukung apa yang menjadi harapan keponakan saya itu," ujarnya.

Menurut dia, meski sudah terkenal tidak ada perubahan sikap pada diri Dita Karang. "Di keluarga juga tidak ada perubahan apa-apa semuanya masih seperti semula biar pun sudah menjadi K-Pop,” ungkapnya. 

Stage Name: Dita
Birth Name: Anak Agung Ayu Puspa Aditya Karang
English Name: Dita Karang
Position: Main Dancer, Lead Vocalist
Birthday: December 25, 1996
Zodiac Sign: Capricorn
Chinese Zodiac Sign: Rat
Nationality: Indonesian
Height: 163 cm (5’4″)
Weight: –
Blood Type: O

Sumber: surabaya.tribunnews.com, www.tagar.id

Wednesday, May 27, 2020

Sinopsis dan Review Film Korea "Start UP" 2019 Ma Dong Seok jadi Koki



Kpopuler.com -  Start Up merupakan film yang diadaptasi dari webcomic dengan judul yang sama yang telah dipublikasikan pada tahun 2014-2015. Webcomic ini ditulis oleh Jo Geum San, sedangkan naskah film sekaligus sutradara oleh Choi Jeong Yeol. Proses syuting dilakukan pada 8 Maret – 27 Juni 2019, dan film dirilis pada 18 Desember 2019.

Trailer Film Korea Start Up



Daftar Pemain Film Korea Start Up 
Ma Dong Seok berperan sebagai Geo Seok
Park Jung Min berperan sebagai Go Taek Il
Jung Hae In berperan sebagai Woo Sang Pil
Yum Jung Ah berperan sebagai ibu Taek Il (Yoon Jeong Hye)
Choi Sung Eun berperan sebagai Kyung Joo
Kim Jong Soo berperan sebagai pemilik restauran (Pak Hong)
Kim Kyung Duk berperan sebagai Bae Goo Man
Yoo Kyung Ho berperan sebagai Dong Hwa
Ko Du Shim berperan sebagai nenek Sang Pil


Sinopsis dan Review Film Korea Start Up 
Start up mengisahkan tentang titik balik kehidupan Taek Il yang melarikan diri dari rumahnya karena ia tak ingin hidup seperti keinginan sang ibu. Taek Il bersahabat dengan Sang Pil, mereka  merupakan remaja berumur 18 tahun yang hidup dalam keluarga sederhana. Taek Il tinggal bersama ibunya yang dahulu adalah pemain voli dan kini bekerja di sebuah restoran bersama saudaranya, ia berjuang untuk memunuhi kebutuhan hidup anaknya dan berharap Taek Il untuk melanjutkan sekolahnya hingga kuliah. Namun Taek Il menolak, hingga suatu hari ia memutuskan kabur dari rumahnya. Hubungan Taek Il dengan sang ibu memang bagaikan air dan minyak.

Dengan uang pas-pasan ia nekat pergi tanpa tujuan pasti, hingga sampai lah ia di Gunsan provinsi Jeolla Utara. Dalam keadaan yang tidak disengaja ia bertemu dengan Kyung Joo, seorang gadis tomboi yang bisa dibilang memiliki tempramen buruk dan jago bela diri, Taek Il pun berakhir dipukuli. Saat ia berusaha mengejar Kyung Joo, sampailah Tek Il di restauran Cina, dengan sisa uangnya ia memesan Jajangmyeon seharga 3.000 won.

Keesokan harinya Taek Il kembali ke tempat tersebut dan melihat adanya lowongan sebagai petugas pesan antar. Sang pemilik restoran awalnya menolak karena mengetahui kondisi Taek Il yang kabur dari rumah, namun akhirnya ia justru menerima karena khawatir melihat kondisinya. Taek Il bekerja bersama Goo Man  dan Geo Seok sebagai sang koki yang masing-masing memiliki karakter unik. Geo Seok memiliki tubuh besar, rambut gondrong, dan terlihat menakutkan, namun selalu menyanyikan lagu Twice. Goo Man terlihat seperti pria pengecut dan ceroboh yang pelupa. Mereka tidur bersama di rumah sang pemilik restauran tersebut, namun Taek Il dan Geo Seok tak pernah akur, namun sebenarnya saling peduli, disinilah lucunya hubungan mereka.

Sementara Sang Pil mendapat tawaran pekerjaan dari kenalannya, Dong Hwa, yang ternyata bekerja pada seorang rentenir, yang mereka sebut Global Finance. Sang Pil merasa tak cocok dengan pekerjaannya, namun temannya terus meyakinkan, dan karena kondisi keuangan Sang Pil berusaha bertahan. Sang Pil hanya hidup berdua bersama sang nenek yang mengalami dimensia di usia tuanya. Hingga suatu hari ia harus menagih uang ke seorang pemilik toko yang terlihat seperti pecandu alkohol, Sang Pil terluka karena dipukuli. Merasa mendapat perlakuan yang tak adil, dengan penuh amarah keesokan harinya ia kembali ke tempat tersebut untuk balas dendam, disinilah ia mulai merasa pekerjaannya benar-benar tidak cocok dengannya. 

Taek Il mendapat telpon dari Sang Pil yang mengabarkan kalau ibunya terlihat membicarakan hal serius dengan beberapa orang kenalan di pinggir jalan. Meski Taek Il bersikap tak acuh, namun setelah mendapat gaji pertamanya, ia pulang ke rumah. Ia meninggalkan gajinya untuk sang ibu. Ibunya mulai membuka toko roti bakar, bertemu dengan ibunya, perdebatan pun mulai terjadi, Taek Il kembali ke restauran Cina. 

Kyung Joo tinggal bersama dua orang wanita yang sebelumnya ia temui di sauna, mereka menyewa tempat tinggal bersama. Suatu hari dua wanita tersebut berada di tempat tinggal mereka dengan membawa dua teman pria. Kyung Joo yang tak menyukainya menyuruh pria tersebut pergi, dengan beraninya ia mulai melawan pria itu, namun ia tak berdaya dan melarikan diri. Hingga sampailah ia di dekat restauran Cina, Taek Il masih kesal pada Kyung Joo mulai mengejarnya saat melihat ia berlari, dalam situasi rumit ini, Taek Il dan Goo Man justru menyelamatkan Kyung Joo. 

Beberapa hari kemudian Kyung Joo kembali ke restauran Cina dan bekerja paruh waktu disana, sang pemilik restauran menyuruhnya tidur di kamar almarhum putrinya. 

Pria tempo hari yang mengejar Kyung Joo kembali ke restautan dengan membawa beberapa teman, terjadilah kekacauan di restauran. Geo Seok yang dari awal hanya diam mencari aman, kali ini turun tangan ikut melawan mereka. Polisi datang, orang-orang tersebut akhirnya ditangkap karena kasus perdagangan seks, sedangkan polisi mengenali Geo Seok. Terungkaplah masa lalu Geo Seok. Dulu ia tak sengaja datang ke restauran setelah membunuh orang, Geo Seok menyelamatkan pemilik restauran yang mencoba bunuh diri setelah kematian putrinya. 

Sang Pil dan Dong Hwa mendapat teguran dari bos mereka. Jika masih tidak dapat melakukannya ia diminta untuk belajar lagi.

Sekelompok orang mendatangi Geo Seok ke restauran Cina, mereka adalah orang-orang kenalannya di masa lalu yang meminta Geo Seok untuk kembali ke kelompok mereka. Karena tak ingin terjadi hal buruk dengan restauran, ia akhirnya memutuskan untuk pergi.

Sang Pil melihat tempelan di toko roti milik ibu Taek Il yang mengatakan kalau bangunan ilegal akan segera di robohkan. Toko ini termasuk bangunan ilegal. Sang Pil menghubungi Taek Il. Kondisi restauran yang kacau, membuat bos mengatakan untuk libur selama seminggu. Taek Il dan Kyung Joo pun menemui ibu Taek Il. Namun sekali lagi terjadi perdebatan diantara mereka.

Taek Il menelpon Geo Seok untuk meminta bantuan, namun Geo Seok sedang dalam urusannya mengatasi kelompok lain yang mengancam kelompoknya dulu. 

Sang Pil kembali bekerja, kali ini ia pergi bersama sang bos dan temannya. Bos memutuskan untuk pergi ke tempat ibu Taek Il. Sang Pil yang mengetahui hal ini tak bisa melakukan apa-apa. Taek Il juga ada disana, terjadilah perkelahian yang tak dapat dihindari karena uang gaji pertama Taek Il yang diambil paksa. 

Pertemuan Geo Seok berakhir dengan perkelahian namun ia menakuti orang-orang disana meski akhirnya ia tertusuk pisau. Geo Seok dijemput kenalannya, mereka berhenti di sebuah restauran dan Geo Seok memasak Jajangmyeon untuk makan malam mereka. Ia menyadari bahwa pekerjaannya sebagai koki yang paling cocok dengannya.

Toko pun dihancurkan. Taek Il dan ibunya juga harus segera pindah rumah karena rumah tersebut juga bangunan ilegal. Mereka pun sementara pindah ke rumah Sang Pil bersama sang nenek. Sembari menunggu pesanan ayam, mereka mengupas kacang bersama. Pesanan ayam datang, ternyata Dong Hwa telah berhenti bekerja dan membuka restauran ayam, dan merasa dirinya kini memiliki pekerjaan yang lebih cocok dengannya.

Geo Seok mengajari Goo Man menjadi koki. Restauran pun kembali buka. Kyung Joo kembali bersekolah dan tinggal disana. Adegan terkahir ditutup dengan Taek Il membawa sang ibu untuk pergi jalan-jalan dengan motornya. Hubungan mereka pun mulai membaik.

Film ini disutradarai oleh Choi Jeong-Yeol, skenario ditulis oleh  Jo Geum-San (webcomic), Choi Jeong-Yeol. Tayang di korea pada 28 Desember 2019 dengan durasi 102 menit. Start Up menghabiskan biaya produksi  ₩9 billion atau sekitar (US$7.3 million) dan berhasil mendulang pemasukan  $22,715,614 box office.

Start Up Menghadirkan persahabatan dan perjuangan dari masing-masing tokohnya, secara akting tidak perlu diragukan lagi. Rekomeded untuk ditonton.

Penulis: Ika Shin Hye

Sunday, May 24, 2020

Review Film Korea The Man Standing Next, Drama Politik Pembunuhan Presiden Korea Selatan 1979




Kpopuler.com - Makin ke sini, kualitas film korea selatan memang semakin meningkat dengan segala kearifan lokal mereka. Baru-baru ini saya menonton film korea dengan genre drama politik yang sangat menarik berjudul The Man Standing Next. Diangkat dari sebuah peristiwa nyata Pembunuhan Presiden Park Chung-hee Pada 26 Oktober 1979 oleh Kim Jae-kyu, Direktur kCIA (Badan Intelijen Korea Selatan).

Film ini rilis 22 januari 2020 di korea dan 26 Februari 2020  di Indonesia, disutradarai oleh Woo Min-ho, diangkat dari novel sejaran berjudul Namsanui Bujangdeul karya Kim Choong-sik, skenario film ini ditulis oleh Woo Min-ho dan Lee Ji-min.

Trailer The Man Standing Next 


Dijajaran pemain nama-nama besar iku ambil bagian, diantaranya Lee Byung-Hun sebagai Kim Kyu-Pyeong (ketua badan intelijen korea), Lee Sung-Min sebagai Presiden Park Chung-hee, Kwak Do-Won sebagai Park Yong-Kak (mantan ketua badan intelijen korea dalam pelarian ke amerika), Lee Hee-Joon sebagai Kwak Sang-Cheon (ketua paspampres) dan Kim So-Jin sebagai Debra Shim.

The Man Standing Next berdurasi 114 menit berhasil merajai box office korea. diproduksi sejak 20 oktober 2018 hingga 28 februari 2019.

Review
Pada 26 Oktober 1979 terjadi sebuah tragedi dalam sejarah korea selatan, Presiden Park Chung-hee yang sudah berkuasa selama 18 tahun mati ditembak dalam sebuah acara makan malam yang juga dihadiri oleh ketua paspampres dan pejabat lain.

Film The Man Standing Next menceritaka 40 hari sebelum peristiwa tersebut terjadi. Dimulai dari pelarian mantan ketua badan intelijen korea (KCIA) Park Yong-Kak yang bersaksi di amerika serikat bahwa presiden park sudah tidak layak memimpin da cenderung otoriter.

Kim Kyu Pyeong diperankan oleh Lee Byung Hun yang menjabat ketua badan intelijen saat itu, mengusulkan agar masalah ini diselaikan dengan baik-baik, ia datang ke amerika untuk membujuk Park Yong Kak agar menyerahkan naskah memoir yang akan diterbitkan sebagai buku dan di koran serta meyarankan ia meminta maaf pada presiden agar diampuni dan bisa kembali ke korea.

Satu sisi, situasi dalam negeri mulai tidak kondusif, intrik politik dan masyarakat mengadakan demontrasi di beberapa wilayah. Kwak Sang Cheon ketua paspampres dengan sekutunya di militer setuju bahwa masalah harus diselaikan dengan pendekatan militer, bahkan pengerahan tank di jalanan untuk membubarka masa, namun ditentang oleh Kim Kyu Pyeong.

Scene ala intelijen saling sadap diperlihatkan sangat epik, walau secara aksi tidak seinten franchise jason bourne tetapi bagi penyuka film bergenre drama inteligen dan politik pasti penasaran dengan alur yang disajikan walau kita sudah tahu endingnya karena ini film diangkat dari sejarah.

Secara keseluruhan film ini menurut saya mengambil sudut pandang dari Kim Kyu Pyeong, ia merasa sang presiden yang selama ini didukung dan diperjuangkan sejak masa revolusi telah melenceng dari tujuan awal revolusi. Tidak lagi mementingkan rakyat, cenderung diktator, dan enggan mundur.

Ia yang jengah dengan perilaku presiden dengan segala kebijakannya, akhirnya memilih agar terjadi sukses di korea selatan, cara yang diambil sangat ekstrim yaitu dengan menembak sang presiden dan beberapa pengikutnya termasuk ketua paspampres yang dalam film digambarkan sangat militeristik dan diktator.

Tergambar jelas juga, karakter presiden yang memang tidak konsisten, setidaknya ditampilkan dalam film sebanyak 2 kali, bagaiman ia memberi angin segar ke ketua intelijen sebelumnya agar melakukan "tindakan yang diperlukan" untuk mengatasi sebuah masalah, ia berjanji akan mendukung tindakan itu, namun ketika efek negatif secara politik terjadi presiden dengan mudah menyingkirkan ketua intelijen tersebut, terjadi 2 kali.




Kim Kyu Pyeong dihukum mati yang ditetapkan dalam pengadilan militer, 47 hari setelah pembunuhan presiden militer kembali melakukan kudeta untuk mengambil alih kendali pemerintahan. Diakhir film kita akan ditunjukan rekaman sejarah peristiwa ini, Versi militer, motif pembunuhan presiden yang dilakukan Kim Kyu Pyeong adalah karena kecemburuannya karena presiden lebih memilih ketua paspampres dan ambisinya untuk jadi presiden, namun kalau kita flashback sepanjang film justru jalan cerita menampilkan sebaliknya. Menarik sih ini, melalui film si pembuat bisa menuangkan prespektif dan bisa jadi mengungkap kebenaran sebuah sejarah.

"aku ingin menyatakan tujuan revolusiku tanggal 26 oktober, semata-mata untuk memulihkan demokrasi liberal. serta menghentikan negara ini dalam mengorbankan lebih banyak lagi warga negaranya. aku berevoluasi bukan karena menjadi presiden. aku sorang prajurit, oleh karena itu kedepannya aku membuat pernyataan terkahir ini bukan untuk mengemis supaya nyawaku diampuni. karena itu, mohon hakim ketua ikuti apa yang anda yakini. berikan padaku hukuman yang sepantasnya" pernyataan Kim Kyu Pyeong dalam sidang militer.

Film tentang pembunuhan presiden ini mengingatkan saya pada film serupa dari hollywood semacam Lincoln film biografi presiden amerika ke 16 tahun 2012 yang juga berakhir tragis dengan penembakan, serta film JFK sebuah film thriller hukum-konspirasi sejarah Amerika 1991 yang disutradarai oleh Oliver Stone. Film tersebut meneliti peristiwa-perisitwa yang membuat terjadinya pembunuhan Presiden John F. Kennedy dan kemudian menyoroti kesaksian mantan jaksa agung distrik New Orleans Jim Garrison.

Secara keseluruhan sangat rekomended untuk ditonton, apalagi bagi sobat yang suka film bergendre intelijen, drama dan politik. Indonesia sebenarnya tidak kalah banyak kisah-kisah untold story berbau intelijen dalam peralihan sejarah kita, lengsernya Presiden Soekarna, Lengsernya presiden Soeharto misalnya, andai bisa dibuat film sejarah seperti ini pasti akan sangat menarik, hanya saj sayang film-film dengan unsur politik masih sangat sensitif di indonesia. Selamat menonton.

penulis: Nandar

Baca Juga:

Saturday, May 23, 2020

12 Lagu Kpop yang Cocok Didengarkan Ketika Jatuh Cinta



Kpopuler.com - Buat sobat yang tengah dimabuk asmara, berikut beberapa lagu yang dapat sobat dengarkan sekaligus dapat digunakan untuk mengungkapkan isi hati kepada doi.

1. Twice – Heart shaker
Heart shaker menggambarkan bagaimana seorang wanita yang tengah di mabuk asmara memberanikan diri untuk  mengungkapkan perasaannya kepada sang pria idamannya yang terus membuat hatinya berdebar.

Klip video :


2. IU – Blueming
Blueming bercerita tentang seorang wanita yang tengah jatuh cinta, menggambarkan perasaanya dengan “bloom” dan dirinya dengan bunga biru “blue” dalam musik video diperlihatkan bagaimana penantian dan gugupnya IU untuk bertemu dengan pujaan hatinya. 

Klip video :


3. Akdong Musician – I Love You
Lagu ini menggambarkan seseorang yang telah menantikan untuk menyatakan perasaannya kepada sang pujaan hati yang telah mengubah hari-harinya.

Klip video : 


4. Gfriend - Me Gustas Tu
Me Gustas Tu berasal dari bahasa Spanyol yang berarti aku suka kamu. Lagu ini menggambarkan bagaimana seorang wanita yang hatinya terus berdebar memberanikan diri untuk mengunggkapkan perasaannya. 

Klip video : 


5. Bolbbalgan 4 – Some
Some menceritakan seorang wanita yang berusaha memberanikan diri mengungkapkan perasaannya meski memiliki kekhawatiran akan ditolak.

Klip video :


6. BTS – Boy With Luv
Dalam lagu ini BTS ingin menunjukkan ketika seorang seorang pria yang sedang jatuh cinta dapat menjadi lebih kuat dari kekuatan cinta itu sendiri. Dan dengan kekuatan cinta (sayap) yang diberikan pasangannya (ARMY) hingga dapat menggapai impian mereka, mereka hanya ingin menggunakannya untuk kembali (terbang) kepada sang pemberi kekuatan tersebut.

Klip video :


7. Seventeen – Oh My
Oh My menceritakan seorang pria yang tak tak harus bagaimana karena dalam kesehariannya hanya dipenuhi oleh sang pujaan hati yang terus membuat hatinya berdebar.

Klip video :



8. Winner – Million
Million menggambarkan besarnya perasaan suka seseorang yang diumpamakan dengan ada jutaan alasan yang dapat disebutkan mengapa ia menyukai sang pujaan hati. Jika ingin mendengarkannya, cukup dengan menyanyikan lagu ini.

Klip video : 


9. iKON – My Type
iKON menggambarkan bagaimana mereka menemukan tipe wanita idamannya dalam lagu ini. Ketika melihat sang pujaan hati mereka tidak dapat mengendalikan perasaan mereka, hingga setiap hal dari dirinya terlihat menawan.

Klip video :


10. BTOB – Only One For Me
Seperti judulnya, Only One For Me menceritakan tentang seorang pria yang tengah jatuh cinta dan menyadari bahwa satu-satunya yang ia butuhkan adalah sang wanita yang ia cintai. Karena tak ingin menyesal ia mencoba untuk menyatakan perasaannya. 

Klip video :


11. EXO CBX – Blooming Day
Blooming Day bercerita tentang seorang pria yang tengah menunggu jawaban, dimana ia merasakan kehadiran sang pujaan hati membuat kesehariannya seperti musim semi.

Klip video : 


12. Pentagon - Shine 
Lagu Shine yang dikemas dengan melodi ceria ini menggambarkan bagaimana seorang pria yang merasa dirinya hanya seorang pengecut namun dengan ketulusannya ia berharap dapat menyentuh hati sang wanita yang ia sukai.

Klip video : 



Itu tadi sobat Kpopuler, daftar 12 lagu k-pop yang cocok didengarkan saat jatuh cinta atau untuk menyatakan cinta tanpa perlu banyak bicara, pastikan orang yang kamu maksud juga penggemar k-pop ya, biar nyambung he he. Selamat mencoba.

Penulis: Ika Shin Hye
Editor: Nandar

Lirik Lagu dan Terjemah Daechwita – Agust D



Kpopuler.com - Kabar terbaru dari Suga personel BTS yang kini bersolo karir, Ia  memakai nama panggung Agust D untuk solo karirnya, telah kembali dengan mixtape keduanya yang bertajuk D-2. Berikut kami hadirkan lirik lagu Daechwita oleh Suga BTS (Agust D) beserta terjemahan dan klip videonya. Dirilis pada 22 Mei 2020 kemarin, hingga artikel ini ditulis telah ditonton sebanyak 31.920.155 kali dan menjadi trending #1 di Youtube. 


Klip Video Agust D '대취타' MV



Romanization
Yeah

Daechwita daechwita ja ullyeora daechwita
Daechwita daechwita ja ullyeora daechwita
Daechwita daechwita ja ullyeora daechwita
Daechwita daechwita ja ullyeora daechwita

Daechwita daechwita ja ullyeora daechwita
Biccina biccina nae wanggani biccina
Ijjima ijjima jinan nareul ijjima
We so fly
We so fly
Jeonsegiro we so fly, yeah

Jongnom chulsine wang doen nom
Michyeobeorin beom gwanghae flow
Gaecheon chulsine yong doen mom
Geuge naega got saneun beop
Mian geonjeongeun mallado
Nado ilheul geon manhdago
Gwageon dwijue gadugo
Nae geol chaenggyeo da japsujyu
Mari an doeji
Naega gaerani
Beomeuro taeeonassji jeogeodo neocheoreom yakhajin anhji
Jojbapdeurui gyang jaerongjanchi
Solkka jonnage eoieopsji
Ssak da jugyeo nan yeui eopsi
Saekkya geurae neo yeoe eopsi
Flexing nan eopsji
Piryoga eopsji

Who's the king, Who's the boss
Da aljanha nae ireum ipman san saekkideul dangjang nomui mogeul chyeo

Daechwita daechwita ja ullyeora daechwita
Daechwita daechwita ja ullyeora daechwita
Daechwita daechwita ja ullyeora daechwita
Daechwita daechwita ja ullyeora daechwita

Daechwita daechwita
Daechwita daechwita ja ullyeora daechwita
Daechwita daechwita ja ullyeora daechwita

Hantang hae meokgo gotbaro nan jeonsegiro nara
Nareul damgien i naran ajik yeojeonhi jaga
Woo nuga siganeun geumirae
Nae siganeun deo bissande
Tic tok seonbisaekkideul
Myeonsangeda chimeul kak baeteo
Kkeokkin jeogi eopsneun maechulchulchulchulchulchul
Uri bangsihyeok pidineun maeil chumchumchumchumchumchumchum
Cham gamsahane
Naega cheonjaeime
Gojak geureon iyuro yageul ppaldani aejanhagi geujieopsne jaeneungi eopsneun geoji mwo
Wonhaneun geon modu gajyeossji
Ijeneun mwol deo gajyeoyaman manjogi doelji
Naega wonhaessdeon geot osot daeumeun dondon daeumeun goal goal i daeumeun dodaeche mwoji
Geu daeumeun geurae mwolkka simhi neukkyeojineun hyeonta wiga eopsneun hyeonsanghwang
Wiman bodeon nan ije gyang araeman bodaga idaero chakjihagopa

I'm a king, I'm a boss
Saegyeo noha nae ireum ipman san saekkideul dangjang nomui jurireul teureo
I'm a king, I'm a boss
Da aljanha nae ireum ipman san saekkideul dangjang nomui mogeul chyeo

Daechwita daechwita ja ullyeora daechwita
Daechwita daechwita ja ullyeora daechwita
Daechwita daechwita ja ullyeora daechwita
Daechwita daechwita ja ullyeora daechwita

Daechwita daechwita
Daechwita daechwita ja ullyeora daechwita
Daechwita daechwita ja ullyeora daechwita



Terjemahan

Ya

Daechwita daechwita mainkan dengan keras daechwita 
Daechwita daechwita mainkan dengan keras daechwita 
Daechwita daechwita mainkan dengan keras daechwita 
Daechwita daechwita mainkan dengan keras daechwita 

Daechwita daechwita mainkan dengan keras daechwita 
Berkilau, gemerlap lihat glitter mahkotaku
Ingat, ingat hari-hari berlalu dengan mengingat
Kami terbang tinggi
Kami terbang tinggi dengan jet pribadi 
Kami terbang tinggi

 Ya uh, terlahir sebagai budak tapi sekarang menjadi raja
 Mengamuk harimau Gwanghae mengalir
 Lahir di parit tetapi bangkit menjadi naga
 Begitulah bagaimana aku hidup
 Maaf tapi jangan khawatir
 Aku kehilangan banyak hal
 Dorong masa lalu ke dalam peti nasi
 Saya akan makan apa yang saya tahu adalah milik saya
 Diam, ya, kau memanggilku anak anjing, ya
 Aku terlahir sebagai harimau, aku bukan penembak pil lemah sepertimu
 Keparat menyedihkan menempatkan pada pertunjukan bakat
 Tidak akan berbohong tentang sebuah omong kosong 
 Saya tidak punya pretensi, bunuh saja mereka semua
 Tidak ada ekspektasi aku melihatmu jatuh
 Pamer, aku tidak memilikinya
 Aku tidak membutuhkannya

Siapa rajanya, siapa bosnya
Kalian semua tahu namaku
Semua omong kosong mereka tidak seru
Mati dengan pemikiran mereka

Daechwita daechwita mainkan dengan keras daechwita 
Daechwita daechwita mainkan dengan keras daechwita 
Daechwita daechwita mainkan dengan keras daechwita 
Daechwita daechwita mainkan dengan keras daechwita 

Daechwita daechwita
Daechwita daechwita mainkan dengan keras daechwita 
Daechwita daechwita mainkan dengan keras daechwita 

Hantam kota ini lalu potong dan berlari dengan jet
Negara ini terlalu kecil untuk menahanku
Woo, siapa bilang waktu adalah uang
Waktu ku bernilai lebih dari itu
Tic tok, dapatkan tongkatmu
Aku akan meludahi wajahmu
Pendapatan terus naik-naik-naik-naik-naik
Setiap hari, Bang PD terus berdansa on-on-on-on-on dan on
Aku sangat bersyukur aku jenius
Itu alasanmu untuk mengeluarkan pil, menangislah untukku sebanyak sungai, kamu tidak punya keterampilan
Aku mendapatkan semua yang ku inginkan, apa lagi yang akan membuatku merasa puas
Aku ingin pakaian pakaian, lalu uang uang, lalu tujuan tujuan sekarang apa selanjutnya
Ya apa selanjutnya, ini dia kenyataanku tidak ada tempat yang lebih tinggi
Aku hanya melihat ke atas dan sekarang aku ingin melihat ke bawah dan meletakkan kaki saya di tanah

Aku rajanya, aku bosnya
Ingatlah namaku
Semua omong kosong mereka tidak seru
Mati dengan pemikiran mereka

Aku rajanya, aku bosnya
Kalian semua tahu namaku
Semua omong kosong mereka tidak seru
Mati dengan pemikiran mereka

Daechwita daechwita mainkan dengan keras daechwita 
Daechwita daechwita mainkan dengan keras daechwita 
Daechwita daechwita mainkan dengan keras daechwita 
Daechwita daechwita mainkan dengan keras daechwita 

Daechwita daechwita
Daechwita daechwita mainkan dengan keras daechwita 
Daechwita daechwita mainkan dengan keras daechwita 

Penulis: Ika Hin Hye

Friday, May 22, 2020

Review Film Perang Korea “The Battle: Roar to Victory” 2019



Kpopuler.com – Membaca kisah sejarah perjuangan sebuah negara selalu menarik dan banyak pelajaran yang bisa diambil, paling tidak tentang semangat patriotisme. Apalagi jika lembaran sejarah itu disajikan dalam bentuk sinematografi. Terlepas dari sudut pandang benar dan salah, dan dramatisasi kita jadi bisa belajar tentang sejarah sebuah negara dengan cara yang asyik.


Genre film perang atau War Movie seperti Saving Private Ryan tayang tahun  1998 besutan Steven Spielberg, Pearl Harbor tahun 2001 yang disutradari oleh Michael Bay, film Dunkirk tahun 2017 yang disutradarai Christopher Nolan, dan yang terbaru 1917 yang rilis tahun 2019 karya Sam Mendes.

Kali ini kita akan review salah satu film perang juga yang diangkat dari sejarah perjuangan rakyat Korea Selatan semasa masa pendudukan jepang  tahun 1920. Judul filmnya The Battle: Roar to Victory versi Hangul: 봉오동 전투; Hanja: 鳳梧洞戰鬪(凤梧洞战斗)rilis 7 Agustus 2019 berurasi 134 menit, emngambil setting Pertempuran Fengwudong atau Pertempuran Bongo-dong.

Pemeran
Sederet aktor ternama ikut ambil bagian dalam film yang disutradarai oleh Won Shin-yun, sebut saja  Yoo Hae-jin yang kita kenal dalam film A Taxi Driver  dan Woochi berperan sebagai Hwang Hae-cheol pemimpin gerilyawan korea. 

Jo Woo-jin yang kita kenal di drama Pegasus Market dan Sky Castel di film ini ia berperan sebagai Byeong-gu, penembak jitu dalam pasukan gerilyawan yang dipimpin Hwang Hae Cheol.

Ryu Jun-yeol wajahnya familiar sebagai salah satu aktor dalam drama korea Replay 1988, kali ini ia berperan sebagai Jang-ha, seorang kapten pasukan perjuangan korea.

Kazuki Kitamura orang indonesia pasti pernah lihat aktor satu ini dalam film Killers tahun 2014 kolaborasi Indonesia-Jepang yang disutradari oleh The Mo Brothers.  Dalam film The Battle: Roar to Victory ia berperan sebagai Letnan satu Jepang.

Hiroyuki Ikeuchi sebagai Jenderal Jepang, penggemar film donnie yen pasti tidak asing karena Hitoyuki Ikeuchi  menjadi musuh Ip Man pertama. Dan Go Min-si sebagai Narator.

Jalan Cerita
Pada tahun 1920, saat Korea berada di bawah kekuasaan Jepang, pasukan berpedang Korea merdeka Hwang Hae-cheol (Yoo Hae-jin) dan bawahannya seorang penembak jitu Byeong-gu (Jo Woo-jin) melakukan operasi untuk memberikan dana kepada Pemerintah Sementara Korea di Shanghai. 

Selama operasi, Hwang Hae-chul bertemu kembali dengan Jang-ha (Ryu Jun-yeol), seorang komandan pasukan muda yang memiliki misi bunuh diri untuk memancing pasukan Jepang yang dipimpin oleh seorang jenderal (Hiroyuki Ikeuchi) dan letnan satu (Kazuki Kitamura) menuju ke Bongo-dong.


Review
Adegan dibuka dengan masa muda Hwang Hae-cheol, adiknya menjadi korban sebuah granat pasukan jepang. Sejak saat itu ia mendidikasikan hidupnya berjuang dengan sekelompok kecil gerilyawan korea melawan pasukan jepang.

Yang menarik dari film bagaimana event dalam sebuah penggalan sejarah dapat disajikan dengan sangat baik. Pesannya tersampaikan tentang nasionalisme, memperjuangkan kemerdekaan dan semangat dalam perjuangan. Secara capaian box office juga bagus dengan meraih 3 juta penonton.

Sisi sinematografi sudah tidak diragukan lagi, celah pertarungan dan adegan laga juga berhasil disajikan dalam sangat baik. Isi yang kadang “cringe” dalam beberapa film, karena memang memvisualisasikan adegan pertempuran, desing peluru, ledakan meriam bukanlah hal yang mudah. Jika gagal maka akan terlihat amatiran, tapi karena ini film korea hal tersebut bisa kita hindari tersaji dalam film. 

Surprise ada aktris favorit saya yaitu Choi Yu-hwa, sejak penampilan di drama korea Life 2018 jadi penasaran saja dengan akting-aktingnya, sayangnya penampilannya dalam film The Battle: Roar to Victory minim sekali dialog, ia berperan sebagai salah satu gerilyawan wanita. Rekomended buat tontonan saat libur lebaran, selamat menonton guys.

Penulis: Nandar
Baca artikel review film lainnya di sini.

Drama

Film

News